Pages

Sabtu, 15 Februari 2014

Abu Vulkanik Gunung Kelud Sampai ke Limbangan Garut



Berita mengenai Gunung Kelud kini sedang hangat di bicarakan, semenjak erupsi pertama pada hari Kamis, 13 Februari 2014 pukul 22.25 WIB malam yang mengeluarkan material dari dalam bumi terutama asap tebal yang menjulang kelangit setinggi ± 70 km. Berikut gambarnya. 

Akibat dari aktivitas gunung berapi yang berada di Kediri Jawa Timur tersebut ternyata berdampak ke daerah lain, seperti Jawa Tengah dan Jawa Barat. Dampak yang ditimbulkan yaitu Abu Vulkanik yang berhembus menuju ke arah Barat. Hal ini pun membawa Kabupaten Garut merasakan dampak tersebut.
Daerah Kabupaten Garut terkena abu vulkanik pada hari Jumat tepatnya siang hari, itu yang dirasakan oleh Atom(admin:Firman Setiawan) di daerah Limbangan. Walaupun dampak yang ditimbulkan tidak separah daerah Jawa Tengah dan DIY Yogyakarta.
Abu Vulkanik menuju Limbangan dengan intensitas rendah, layaknya seperti
hujan gerimis membuat warga 

Limbangan heboh, hal ini karena letak dari Gunung Kelud yang jauh. Butiran abu terasa mengganggu karena menurut para ahli, menimbulkan gejala batuk-batuk, Asma, gatal-gatal, iritasi mata dan penyakit lainnya terutama sekitar Pernapasan. Namun hal ini tidak berlangsung lama, tepatnya sekitar menjelang sore hari, abu vulkanik semakin berkurang. Sisa dari abu tersebut menempel di semua tempat yang ada di luar rumah, warga pun membersihkan sisa-sisa Abu tersebut.
Dampak yang dirasakan selain abu vulkanik yaitu langit yang selalu mendung, sinar matahri terhalang oleh asap tebal di langit, hal ini mengganggu pemampaatannya bagi kehidupan sehari-hari.
Sampai hari ini pun belum dipastikan kapan aktivitas Gunung Kelud terhenti. Kita hanya bisa berharap semua ini cepat berakhir. Amiin..

0 komentar:

Posting Komentar